Aroma dan rasanya memenuhi angan-angan saya sebagai kenangan masa kecil.
Oma bangga sekali dengan Nasi Briani-nya , dulu bahkan teman-temannya pun menunggu hari istimewa di keluarga kami untuk bisa ikut serta menikmati Nasi ini.
Saya kecil ..ikut menikmati rasa dan sensasi suka citanya saat nasi ini terhidang di keluarga kami. Dan sudah lama saya tidak merasakan dan amat rindu akan rasanya tapi tidak berbuat apapun - karna alasan sibuk kerja tentu aja !
Namun setahun belakangan ini kenangan-kenangan indah masa lalu mengalir dengan deras dan ingin sekali diulangi dan merasa resep itu seharusnya jadi harta keluarga maka jadilah saya nodong ibu untuk buat dan menuliskan resep yang tadinya hanya ada di kepalanya.
Hampir tidak percaya rasanya ketika saya berhasil bikin sendiri nasi ini- saya menahan napas saat suapan pertamanya - mozaik-mozaik peristiwa kenangan tergulir di ingatan saya - saya berhasil mendapatkan kembali kenangan itu, dan harta ini sudah bisa saya cipatakan dengan tangan sendiri sekarang !! girang bukan main.
Oma menyebut nasi ini sebagai "NASI BIRYANI" saya lebih mau menyebutnya "NASI ZAENAB ARIFIN" nama Oma yang sudah mengenalkan Nasi ini- dan bagi saya ini adalah "NASI ZAENAB ARIFIN"
Bahan :
- 2 liter susu - rebus - dinginkan dan beri 3 buah air jeruk nipis - tutup rapat dan diamkan 2 hari untuk menjadikannya yoghurt
- 2 kg daging kambing
- 2 kg tomat merah - rendam diair mendidih - kupas kulitnya - blender sebentar - saring untuk diambil airnya
- cabai hijau
- beras 3 kg
- Bawang goreng 3 genggam
- Daun ketumbar
- Minyak samin - 2 Sdm
Bahan bumbu kering (haluskan) :
- 40 biji kapulaga
- 20 biji cengkeh
- merica 1/2 sdt
Bumbu basah halus :
- 1 ons jahe
- 2 ruas jari kunyit
- 2 bongkol bawang putih
- 1/4 kg cabe merah
- Bawang merah - 2 genggam
Cara Membuat:
KALDU UNTUK NASI
1. Panaskan mentega dan minyak samin; tumis bawang merah, kayu manis; dan cengkeh 10 bj
2. Setelah bawang agak kuning - masukkan bumbu halus - tumis sampai matang dengan api sedang
3. Masukkan daging kambing - masak sampai kaku
4. Masukkan air tomat dan susu asam
5. Masak sampai daging lunak - beri garam sampai terasa asin (kurang garam akan menyebabkan nasi biryani tidak tersana bumbunya) .
MEMBUAT NASI:
1. Kukus beras hingga setengah matang (30mnt)
2. Panaskan kaldu untuk nasi dan masukkan beras setengah matang kedalam kaldu; aduk cepat dan rata dan tutup rapat panci; kecilkan api sampai air habis (30 menit)
3. Nasi Biryani diaduk dan di bagi 2 bagian
5. Satu bagian nasi di letakkan diatas nasi putih - jangan di padatkan - longgar tapi rata
6. Tuang daging kambing diatas nasi - ratakan
7. Taburi bawang merah goreng
8. Taburi bumbu kering
9. Taburi daun ketumbar
10. Ciprati minyak samin (atau butter)
11. Tutup dengan sisa nasi biryani
12. Atas nya di olesi oleh minyak samin lagi
13. Letakkan diatas api kecil
14. Tutup panci dan letakkan api arang diatas tutup panci - api arang ini untuk memasak nasi dibagian atas
15. Masak +/- 1 jam; rasakan sampai nasi benar-benar matang. Nasi ini bisa disimpan dalam jangka waktu lama; kami membungkusnya dalam plastik dan kemudian meletakkannya di dalam freezer; dan pada waktu ingin di hidangkan - lelehkan dulu di suhu ruang - dan kukus.

one day i will make this rice, sis... when? very soon... it's a part of our family history
ReplyDeleteU should! Make them a part of "family nostalgia"
Delete